Pages

Tuesday, 26 November 2024

PIDATO BERBAKTI KEPADA KEDUA ORANG TUA | ILMU PENDIDIKAN ISLAM

 


IlmupendidikanIslam_Kalau ingin makan ketupat

Makanlah diwaktu hangat

Kalau ingin mendapat rahmat

Jawablah salam saya dengan semangat!!

Assalmualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


اَشْهَدُ اَنْ لَا اِلَهَ اِلَّا اللهِ وَاَشْهَدُ اَنَّ محمدا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ اَلَّلهُمَّ صَلِّ عَلَى محمد وَعَلَى اَلِهِ وَاصْحَابِهِ اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ.. 

 

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia dan menyempurnakan bentuknya.Yang telah menganugerahkan lisan dan berinteraksi dengan menyampaikan pesan...

Shallawat dan Sallam, marilah kita kirimkan kepada seorang hamba pilihan Allah , Anggun pribadinya, halus budi pekertinya, serta sederhana dalam hidupnya. Dialah Nabiyullah Muhammad Shalallahu’alahi Wassalam !!

Kepada yang terhormat, para dewan juri yang penuh pesona

Kepada yang terhormat, para hadirin yang berbahagia

Serta teman-teman yang tercinta, kebanggan orang tua, bangsa dan agama...

 

Teman-teman yang dirahmati Allah Subhanahuata’alla,

Apa kabar hari ini..? sehatkan..? Alhamdulillah!

Perkenalkanlah saya Muhammad Zakariyya Ash-Shiddiq, berasal dari MI Muhammadiyah Taman cari. Akan menyampaikan tausiyah yang berjudul  “ Berbakti Kepada kedua Orang Tua”.

Allah Subhanahuata’alla berfirman dalam Quran Surat Luqman ayat 14 :


وَوَصَّيْنَا الْاِنْسَانَ بِوَالِدَيْهِۚ حَمَلَتْهُ اُمُّهٗ وَهْنًا عَلٰى وَهْنٍ وَّفِصَالُهٗ فِيْ عَامَيْنِ اَنِ اشْكُرْ لِيْ وَلِوَالِدَيْكَۗ اِلَيَّ الْمَصِيْرُ


Artinya :

“dan kami perintahkan kepada manusia (agar berbuat baik) kepada kedua orang tuanya. Ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah-tambah, dan menyapihnya dalam usia dua tahuyn. Bersyukurlah kepadaku dan kepada kedua orang tuamu. Hanya kepada aku kembalimu. ( maka benar Allah dalam segala temannya).

Hai teman-teman?

Saya tanya sekali lagi, jawab yang semangat ya ..?! Hai teman-teman?

SIAPA DISINI YANG SAYANG IBU...?

SIAPA DISINI YANG SUKA BANTU BAPAK...?

Alhamdulillah semua disini sayang orang tua.

Sayang adalah salah satu tanda kita semua anak yang berbakti kepada orang tua, betul...??

MasyaAllah !

Teman-teman yang dirahmati Allah..

Ada yang tahu tidak hukum berbakti kepada orang tua itu apa, hayooo?

Berbakti kepada orang tua, birrul walidain hukumnya adalah Wajib atau fardhu ‘ain yaitu hukum yang mengikat bagi semua muslim. Sedangkan mendurhakai keduanya tidak diperbolehkan karena hukumnya, haram.

Teman-teman yang dirahmati Allah..

Ada banyak cara kita bisa berbakti kepada orang tua, betul..?

Membantu meringankan pekerjaan orang tua seperti membersihkan rumah, menyapu, mencuci piring, dan masih banyak pekerjaan yang lainnya adalah beberapa cara dalam berbakti kepada keduanya.

Mendirikan sholat, berdo’a untuk ibu dan bapak :


اَللّهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا


 “Ya Allah Ampunilah aku dan kedua orang tuaku, kasihilah mereka berdua sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku sewaktu kecil”. (Aammin ya Rabbal’alamiin)

Teman-teman..?! Teman-teman...?!

Berangkat ke sekolah pagi-pagi, menuntut ilmu hingga siang bahkan sore hari. Alhamdulillah mendapat prestasi, membanggakan kedua orang tua. Dari masa kanak hingga dewasa memberikan yang terbaik untuk mereka adalah bagian dari cara kita berbakti kepada..? (orang tua)

Menjaga etika- sopan santun, baik ucapan maupun perbuatan dirumah dan diluar rumah. Menjunjung akhlakan mulia dan menghindari akhlak tercela adalah bagian dari cara kita untuk berbakti kepada...? (orang tua)

Berbakti kepada kedua orang tua adalah dengan melakukan segala hal yang paling baik yang kita bisa untuk mereka, waktu, tenaga, dan fikiran untuk mereka, mengapa ?


Baca Juga : PIDATO Meneladani Sifat Rasulullah Shalallahu'alahi Wassalam


Karena kedua orang tua, ibu dan bapak juga telah memberikan yang terbaik untuk kita. Dari dulu sejak kita dikandungan hingga sekarang kita mampu berdiri.  Ibu yang mengandung, melahirkan, hingga merawat dengan penuh kesabaran. Bapak yang menjaga dan memastikan segala keperluan kita terpenuhi dengan baik dari mulai makan, minum, pakaian hingga pendidikan. Semua hal tersebut tak mungkin bisa terbalaskan, kecuali baktinya kita kepada mereka, betul...?

Ibu..? Ibu...? (.........) Shiddiq mau tanya ni...

Apakah disini ada yang memberikan nota biaya kelahiran serta jumlah harga asi kepada anaknya?, “nak, ini biaya kelahiran dan harga asi selama dua tahun ya..”. ada yang seperti itu ?.

 Tentu saja tidak ada !.

Bapak..? bapak...? (........) shiddiq mau tanya mohon dijawab geh..

Apakah disini ada yang memberitahukan total tagihan makan, minum dan biaya pendidikan kepada anaknya, “nak, ini tagihan biaya makan, minum dan pendidikanmu dari kecil samapai sekarang, segera dilunasi ya?. Apakah ada seperti itu..? tentu saja tidak ada !.

Jika ibu dan bapak bisa memberikan terbaik yang mereka punya untuk kita, Tanpa pamrih, tanpa ingin dikembalikan. Maka tentu kita juga bisa memberikan yang terbaik yang kita bisa berikan untuk mereka, tanpa harus mereka memintanya..


الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ


“orang tua adalah pintu surga paling baik . kalian bisa sia-siakan pintu itu, atau kalian bisa menjaganya “ (Hadist Riwayat Tirmidzi)

Hadist ini memberikan kesimpulan tausyiah hari ini yaitu berbakti kepada orang tua adalah jalan menuju surga yang paling baik. Menyia-nyiakan pintu itu adalah kerugian yang sangat besar, mengapa?  Karena dengan menjaga pintu tersebut maka kita mendapatkan keberuntungan dan kebaikan didunia dan diakhirat khususnya mendapatkan pintu surga yang paling utama.

Maka marilah kita semua berbakti kepada orang tua kita. Mengutamakan tugas tersebut disamping tugas dan tanggung jawab kita yang lainnya.  

Sayangi bapak ibu kita.. Hormati orang tua kita...

Jangan membantah mereka... Karena Allah tak suka...

Mereka yang merawat kita... Mereka yang mendidik kita...

Jika berbuat durhaka... Nerakalah, balasannya...

 

Baca Juga : Tentang Guru


أُنْظُرْ مَا قَالَ وَلاَ تَنْظُرْ مَنْ قَالَ

Lihatlah apa yang disampaikan dan jangan melihat siapa yang menyampaikan

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ

Berlomba-lombalah dalam berbuat kebaikan..

Wassalamualaikum Warahmatullohi Wabarakatuh

Monday, 18 November 2024

PIDATO MENELADANI RASULULLAH SALALLAHU’ALAIHI WASSALAM | ILMU PENDIDIKAN ISLAM

 


Ilmupendidikanislam- Kali ini akan membahas menganai materi pidato yang berkaitan dengan Suritauladan terbaik umat Islam yaitu Rasulullah SAW. materi didalamnya tentu berkaitan dengan semangat perjuangan Rasulullah dalam berlomba pada kebaikan. Penyiaran Pendidikan Islam di era milenial saat ini membutuhkan sebuah keikut sertaan dalam dakwah islam yang dinamis yaitu sesuai dengan era modern saat ini. salah satu keikut sertaan dalam dakwah islam diera modern ini yaitu dengan mengikuti kegiatan perlombaan dalam berbagai ajang kompetisi pidato.

semoga teks pidato yang saya bagikan ini, bermanfaat bagi kita semua terutama dalam menyiarkan pendidikan Islam diera modern ini. selamat membaca...


****

Pantun :

Air beriak tanda tak dalam

Air tenang seperti berlian                                                                         

Ijin kan saya ucapkan salam

Untuk para hadirin sekalian…


Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarakatuh


 

حَمْدًا وَشُكْرًا لِلَّهِ....     (Hamdan Wasyukron Lillah)

Dewan juri yang kami hormati

Sahabat dacil yang saya cintai

Hadirin Rahimakumullah…

Pada kesempatan yang berbahagia ini..

Perkenankanlah saya, akan menyampaikan Tausyiah dengan judul

 

“MENELADANI RASULULLAH SALALLAHU’ALAIHI WASSALAM”

 

 

Ø Teman-temanku yang saya cintai…

Setiap saat kita selalu mendengarkan dan menyaksikan alunan Shawalat Nabi dikumandangkan dengan meriah.

Dan sudah saatnya sekarang bagi kita, untuk memahami dan merenungkan kembali akan bacaan shalawat nabi, lebih dalam lagi. Sehingga kita tidak hanya memahaminya sebagai serangkaian ritual keislaman saja. Namun, mari setiap bacaan Shalawat Nabi ini kita gunakan untuk mengenang sosok Sang Pemimpin sekaligus Sang Teladan yang baik dalam segala bidang, yang diteladani kapanpun dan dalam konidisi apapun.

Allah Subhanahuata’alla berfirman dalam surat Al-Ahzab ayat 21 :

بسم الله الرحمن الرحيم

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِلَّهِ أُسْوَاةٌ حَسَنَةٌ .....

Al-Ayah…. Shadaqallahul ‘adzim

“Sesungguhnya telah ada dalam diri Rasulullah Salallahu’alaihi Wassallam Suri teladan yang baik bagimu”

Ø Teman-temanku yang saya cintai…

Sekali lagi, hal yang paling penting setiap kita mengumandangkan shalawat Nabi adalah kita senantiasa berusaha mencontoh budi pekerti Rasulullah Shalallahu’alahi Wassallam yang sangat mulai dalam kehidupan kita sehari hari.



Baca juga : Pentingnya Ilmu Pendidikan Islam di Sekolah Dasar atau Madrasah DIniyah



Ø Teman-temanku yang saya cintai…

Pribadi yang diperankan oleh Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam adalah ; Pribadi yang sopan, pribadi yang santun, dan berdsifat lemah lembut.

Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassalam tidak pernah membalas kejelakan dengan kejelekan.

Rasulullah diejek…Rasulullah dihina…Rasulullah dicaci maki…

Beliau membalasnya dengan senyuman, SUBHANALLLAH !!!

Ibarat pohon mangga dilempari batudibalasnya dengan buahnya, SUBHANALLAH !!!

Ø Teman-teman ku yang saya cintai…

Bagaimana dengan kita?

Yang mengaku sebagai umat beliau?

Mampukah kita mengikuti prilaku yang dicontohkan oleh beliau ?

Ketika kita diejek… apa reaksi kita ?

Ketika kita dihina… apa yang akan kita lakukan ?

Ketika kita dicaci maki… apa yang akan kita perbuat ?

Mudah-mudahan Allah Subhanahuata’alla selalu memeberikan taufik dan hidayahnya kepada kita semua.

Sehingga kita mampu mencontoh budi pekerti Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam.

Dalam kehidupan sehari-hari… Aammiin… Aammiin Ya Rabbal ‘alamiin…

Lagu :

“Yaa Habibal qalbii… Ya khoirol baroyaa…. Yaaliii ji’tabil haqqi… Rasulal hidayah…

Ya Rasulullah.. Yaa habiiballah… 2x”

Pantun :

Pagi-pagi memasak ketan… lalu dimakan bersama teman

Demikian ceramah singkat ini saya sampaikan.. jika ada salah kata mohon dimaafkan..

 

Wassalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarakatuh…


Baca Juga : Macam-Macam Tujuan Pendidikan ISlam