Ilmu Pendidikan Islam kali ini menyoroti isue mengenai ekonomi, agama dan khususnya pendidikan yang terjadi pada akhir ini.
Kesadaran dari berbagai situasi ekonomi, agama, dan juga pendidikan adalah kesadaran yang wajib dimiliki oleh setiap masyarakat Indonesia. Melalui kesadaran inilah rasa tanggung jawab dan hak warga negara tercipta serta tumbuh dengan saling peduli, bahu-membahu, menciptakan kesejahteraan hidup bersama.
Seperti yang telah kita ketahui, berbagai media surat kabar yang tengah memberitakan tentang krisis inflasi yang terjadi pada akhir-akhir ini. Krisis inflasi terjadi dimulai dari nilai tukar barang yang tidak seimbang. Kebutuhan hidup masyarakat yaitu pangan juga barang dan jasa semakin naik, sedangkan nilai tukar mata uang semakin turun. Tentunya ini akan mempersulit perputaran ekonomi dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat ke depan.
Dalam hal tersebut pemerintahan terus berupaya, mengembalikan dan memulihkan kembali ekonomi saat ini dengan membangun kepercayaan dan sistem dalam berbagai segi untuk dapat mengembalikan kestabilan ekonomi yang beberapa waktu memburuk. Namun selain daripada upaya pemerintah, upaya dari masyarakat pun juga tentu sangat berpengaruh besar dalam membenahi dan menyeimbangkan kembali sistem ekonomi saat ini yaitu salah satunya memiliki kesadaran tentang pemahaman Ekoteologi.
Ekoteologi adalah ilmu tentang memiliki wawasan keagamaan dan pemahaman kesadaran akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan.
Lebih memahami tentang Ekoteologi maka dapat dibaca pada artikel ini : Pentingnya Ekoteologi Di Madrasah
Kesadaran tentang ekoteologi akan lebih menitik beratkan pada bagaimana seorang individu atau masyarakat dapat menyeimbangkan pemahaman keimanan agama mereka dengan kearifan lingkungan hidup di sekitar nya. Kearifan lingkungan hidup yang dimaksud yaitu mempergunakan dan mengelola potensi alam di sekitar rumah atau lingkungan untuk dapat diberdayakan sebaik mungkin sebagai sumber penghidupan individu dan masyarakat.
Pemenuhan kebutuhan hidup individu dan masyarakat yang tidak akan terlepas dari alam tentunya terlahir dari kesadaran Ekoteologi. Karena melalui kesadaran ini akan melahirkan pemanfaatan sumber kekayaan alam dengan sebaiknya oleh masyarakat madani yaitu mereka yang memahami ajaran agamanya tentang mengelola lingkungan hidup dengan cara yang ma'ruf dan bermanfaat untuk kesejahteraan bersama. Maka melalui dampak tersebut, krisis inflasi yang sedang melanda dapat teratasi dengan baik yaitu tetap menjaga sumber daya alam disekitar. Yaitu Sumber daya yang akan menopang kehidupan masyarakat dalam situasi yang tak terelakan seperti saat ini. Selama sumber daya alam terjaga, maka dalam situasi krisis sekalipun keberlangsungan kehidupan tidak akan terdampak begitu besar. Hal ini karena sumber daya pangan dan kebutuhan lainnya tercukupi dengan baik.
Adapun berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan hidup yang dapat dilakukan dan diterapkan dalam lingkungan alam sekitar khususnya di rumah. Hal ini dapat membantu dan menopang perekonomian masyarakat secara mandiri yaitu :
1. Budidaya Tanaman, seperti menanam sayur-sayuran hidroponik maupun organik seperti kangkung, bayam, sawi hijau, cabai, dan lainnya.
2. Apotek Hidup yaitu menanam tanaman obat-obatan atau herbal disekitar rumah seperti jahe, kunyit, sirih, dan daun Salam untuk kebutuhan kesehatan.
3. Menanam dalam pot yaitu budidaya tanaman buah jeruk, mangga, rambutan dan lainnya di dalam pot.
4. Pengelolaan daur ulang seperti pembuatan kompos dari sayuran atau kulit buah.
5. Pembuatan resapan air yaitu mencegah genangan air atau juga menampung cadangan air tanah saat musim hujan.
6. Kolam budidaya yaitu dengan memanfaatkan ember besar atau kolam kecil yang dipergunakan untuk budidaya ikan. Ikan tersebut tentu dapat dikonsumsi untuk kebutuhan sehari-hari seperti ikan gurame, nila, atau lele dan lainnya.
7. Pembuatan area kompos yaitu area yang dipergunakan untuk mengelola sampah yang dipergunakan untuk nutrisi tanaman.
Melalui beberapa upaya di atas, maka penguatan sistem ketahanan pangan pada setiap individu hingga masyarakat akan tercapai dengan baik. Melalui terjaganya sistem ketahanan pangan dari individu ke individu hingga masyarakat, maka krisis ataupun inflansi ekonomi yang terjadi dalam suatu negara baik yang berdampak berat juga berskala panjang akan dapat teratasi dengan baik. Hal ini karena melalui sistem ketahanan pangan yang datang dari rumah ke rumah, maka akan menjadi awal tercipta masyarakat madani yang bukan hanya dari pemerintahan yang sanggup mengatasi krisis dengan cepat ataupun masyarakat yang patuh dalam aturan ekonomi pemerintahan. Akan tetapi, mereka masyarakat madani adalah para pemimpin pemerintahan yang mampu menjaga perekonomian negaran dan juga mampu memulihkan kestabilan pangan dan krisis inflasi dengan sebaiknya, serta para masyarakatnya mampu berinovasi dan berkreasi menumbuhkan sistem ketahanan ekonomi pangan secara mandiri selalu dimulai dari rumah ke rumah. Melalui kestabilan pangan di dalam rumah-rumah masyarakat tersebut, secara tidak langsung kestabilan ekonomi suatu negara akan terjaga dengan sebaiknya. Hal ini Sekalipum saat krisis ekonomi global datang melanda disetiap negara.

